🌟 SEKOLAH ISLAM • AKREDITASI A

Selamat Datang di MTsN 7 Aceh Tengah

Mendidik dengan Hati, Meraih Prestasi

01 / 05
🎗
C
AKREDITASI
01/05
Hero Image
HIGHLIGHT SEKOLAH

Selamat Datang di MTsN 7 Aceh Tengah

🎓
Sejak 1989
37 TAHUN MENDIDIK
Thumb 2
02
Thumb 3
03
Kepala Sekolah
❞
Ramadhan, S.Ag., M.Pd.
Kepala Sekolah
SAMBUTAN KEPALA SEKOLAH

Pendidikan yang Berkualitas, Islami, dan Menyenangkan

Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

Segala puji bagi Allah SWT, Tuhan Semesta Alam, yang senantiasa melimpahkan rahmat, taufik, dan hidayah-Nya kepada kita semua. Shalawat serta salam semoga selalu tercurahkan kepada teladan kita, Nabi Muhammad SAW, beserta keluarga, sahabat, dan umatnya yang istiqamah hingga akhir zaman.

Selamat datang di website resmi Madrasah kami. Kehadiran website ini merupakan salah satu bentuk komitmen kami dalam mewujudkan pelayanan pendidikan yang transparan, informatif, dan responsif terhadap perkembangan teknologi informasi di era digital ini. Kami menyadari bahwa pendidikan yang berkualitas tidak hanya bertumpu pada kegiatan belajar mengajar di dalam kelas, melainkan juga pada kolaborasi yang baik antara pihak sekolah, orang tua wali, dan masyarakat luas.

Melalui platform ini, kami berupaya menyediakan berbagai informasi penting seputar program unggulan, prestasi siswa, kegiatan ekstrakurikuler, serta perkembangan kurikulum yang kami terapkan. Kami ingin menjadikan madrasah ini sebagai tempat yang aman dan menyenangkan bagi anak-anak untuk mengeksplorasi bakat, menempa akhlak, dan memperluas wawasan keilmuan mereka.

Mari kita bersama-sama bersinergi dalam mencetak generasi penerus bangsa yang cerdas secara intelektual, tangguh secara mental, dan berakhlak mulia secara spiritual. Semoga segala ikhtiar baik yang kita lakukan untuk kemajuan pendidikan di madrasah ini bernilai ibadah dan mendapat ridha dari Allah SWT.

Wassalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

Tentang Madrasah
C
Akreditasi resmi BAN-S/M
TENTANG SEKOLAH

MTSN 7 ACEH TENGAH — Tumbuh Bersama Akhlak, Ilmu, dan Prestasi

MTSN 7 ACEH TENGAH adalah lembaga pendidikan yang berkomitmen menghadirkan pendidikan bermutu, kreatif, dan relevan dengan perkembangan zaman bagi para siswanya

Lihat Profil Lengkap
KEUNGGULAN KAMI

Mengapa Memilih MTsN 7 Aceh Tengah

🏆

Akreditasi C

Terakreditasi unggul oleh BAN-S/M dengan nilai memuaskan.

📖

Kurikulum Holistik

Perpaduan ilmu umum dan agama yang seimbang.

💻

Fasilitas Digital

Pembelajaran didukung teknologi dan lab komputer terkini.

PROGRAM PENDIDIKAN

Membangun Ilmu, Iman, dan Kreativitas

Pembelajaran Tematik

Pendekatan tematik integratif sesuai Kurikulum Merdeka.

Pendidikan Karakter

Pembiasaan akhlak mulia, adab, dan budi pekerti.

Literasi & Numerasi

Penguatan literasi membaca dan kemampuan numerasi siswa.

Project Based Learning

Proyek penguatan profil pelajar Pancasila.

Kegiatan Keagamaan

Pembiasaan ibadah harian dan kegiatan keagamaan.

Budaya Lokal & Nasional

Mencintai budaya lokal serta nilai kebangsaan.

EKSTRAKURIKULER

Pilihan untuk Setiap Bakat

Lihat semua →
Gerakan Pramuka

Gerakan Pramuka

Ekstrakurikuler wajib untuk melatih kemandirian, kepemimpinan, dan kerja sama tim (Teamwork) serta keterampilan bertahan hidup dasar.

Ekstrakulikuler Futsal

Ekstrakulikuler Futsal

Ekstrakurikuler Futsal MTsN 7 Aceh Tengah merupakan wadah bagi peserta didik untuk mengembangkan bakat dan minat di bidang olahraga futsal sekaligus membentuk karakter yang disiplin, sportif, tangguh, dan berjiwa kompetitif.

Ekstrakurikuler Voli

Ekstrakurikuler Voli

Ekstrakurikuler Voli MTsN 7 Aceh Tengah merupakan wadah pengembangan bakat dan minat peserta didik di bidang olahraga bola voli yang bertujuan membentuk siswa yang sehat, disiplin, dan sportif.

Ekstrakulikuler Muhadatsah

Ekstrakulikuler Muhadatsah

Ekstrakurikuler Muhadatsah MTsN 7 Aceh Tengah merupakan wadah bagi peserta didik untuk mengembangkan kemampuan berkomunikasi menggunakan bahasa Arab secara aktif dan percaya diri.

Ekstrakurikuler Tahfidz

Ekstrakurikuler Tahfidz

Ekstrakurikuler Tahfidz MTsN 7 Aceh Tengah merupakan wadah pembinaan peserta didik dalam menghafal, menjaga, dan mengamalkan Al-Qur'an sebagai pedoman hidup.

Ekstrakulikuler Conversation

Ekstrakulikuler Conversation

Ekstrakurikuler Conversation MTsN 7 Aceh Tengah merupakan wadah bagi peserta didik untuk mengembangkan kemampuan berbahasa Inggris melalui kegiatan percakapan, diskusi, dan presentasi.

ekstrakulikuler Tahsin

ekstrakulikuler Tahsin

Ekstrakurikuler Tahsin MTsN 7 Aceh Tengah merupakan wadah pembinaan peserta didik untuk meningkatkan kualitas bacaan Al-Qur'an sesuai kaidah tajwid dan makharijul huruf.

Eksktrakurikuler Film

Eksktrakurikuler Film

Ekstrakurikuler Film MTsN 7 Aceh Tengah merupakan wadah bagi peserta didik untuk mengembangkan kreativitas, bakat, dan keterampilan di bidang perfilman serta media digital.

PRESTASI MEMBANGGAKAN

Tumbuh Bersama Akhlak
& Prestasi

1
PROVINSI
5
KABUPATEN
2
KECAMATAN
Lihat Semua Prestasi
TAHUN 2023

Juara 2 Turnamen Futsal Antar Madrasah Se-Aceh Tengah

Tim Futsal MTsN 7
TAHUN 2023

Juara 1 MTQ Cabang Tilawah Remaja

Ahmad Fauzan (Kelas VIII)
TAHUN 2023

Juara 3 Lomba Perkemahan Pramuka Penggalang

Regu Inti Pramuka
TOTAL PRESTASI DIRAIH
100+
prestasi

Diraih siswa-siswi sekolah kami di bidang akademik, keagamaan, olahraga, seni, dan kreativitas.

Jelajahi Prestasi
KEGIATAN TERBARU

Berita & Kegiatan

Semua berita →
Kegiatan Guru dan Tenaga Kependidikan 12 Oct 2026

MTsN 7 Aceh Tengah Gelar Upacara Bendera, Srika Ningsih Pasi Tekankan Pentingnya Literasi bagi Pelajar

Aceh Tengah, Senin, 12 Oktober 2026 — MTsN 7 Aceh Tengah melaksanakan upacara bendera rutin hari Senin dengan khidmat di lingkungan madrasah. Bertindak sebagai pembina upacara, Srika Ningsih Pasi, S.Pd., menyampaikan amanat tentang pentingnya literasi dalam kehidupan seorang pelajar.Dalam amanatnya, Srika Ningsih Pasi menegaskan bahwa literasi merupakan salah satu keterampilan penting yang harus dimiliki setiap pelajar. Literasi tidak hanya berkaitan dengan kemampuan membaca dan menulis, tetapi juga mencakup kemampuan memahami informasi, berpikir kritis, mengolah pengetahuan, serta menyampaikan gagasan dengan baik.Beliau mengajak seluruh peserta didik untuk membiasakan diri membaca berbagai sumber pengetahuan, baik buku pelajaran, karya sastra, maupun bahan bacaan lainnya yang bermanfaat. Kebiasaan membaca diharapkan dapat memperluas wawasan, meningkatkan kemampuan berbahasa, serta membantu peserta didik memahami berbagai persoalan dalam kehidupan sehari-hari.Selain itu, beliau juga mengingatkan pentingnya bersikap bijak dalam menerima dan menyebarkan informasi, terutama di era digital. Para pelajar diharapkan mampu membedakan informasi yang benar dan dapat dipercaya dari informasi yang belum terverifikasi. Dengan demikian, budaya literasi dapat menjadi bekal untuk membentuk generasi yang cerdas, kritis, dan bertanggung jawab.Peserta didik juga didorong untuk menjadikan kegiatan membaca dan menulis sebagai kebiasaan positif, bukan sekadar kewajiban dalam pembelajaran. Melalui kegiatan sederhana, seperti membaca setiap hari, merangkum bacaan, menulis pengalaman, dan mengungkapkan pendapat berdasarkan informasi yang tepat, kemampuan literasi dapat terus berkembang.Pelaksanaan upacara bendera ini menjadi salah satu sarana pembinaan karakter dan penanaman nilai-nilai positif bagi peserta didik MTsN 7 Aceh Tengah. Pesan yang disampaikan diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran akan pentingnya literasi sebagai fondasi dalam meraih prestasi dan menghadapi tantangan masa depan.Melalui penguatan budaya literasi, MTsN 7 Aceh Tengah terus berupaya membentuk peserta didik yang berilmu, berkarakter, berwawasan luas, serta mampu memanfaatkan pengetahuan secara bijak dalam kehidupan sehari-hari.

Kegiatan Guru dan Tenaga Kependidikan 05 Oct 2026

Upacara Senin di MTsN 7 Aceh Tengah: Mutia Lisa Purnama Tekankan Pentingnya Kejujuran dalam Kehidupan Siswa

Aceh Tengah, 5 Oktober 2026 — MTsN 7 Aceh Tengah kembali melaksanakan upacara bendera pada Senin, 5 Oktober 2026, yang berlangsung di lapangan madrasah. Kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh siswa, dewan guru, dan tenaga kependidikan dengan tertib dan khidmat.Bertindak sebagai pembina upacara, Mutia Lisa Purnama, S.Si. Dalam amanatnya, beliau menyampaikan pesan penting mengenai perilaku jujur sebagai salah satu karakter utama yang harus dimiliki setiap siswa, baik ketika berada di lingkungan madrasah maupun dalam kehidupan bermasyarakat.Dalam amanatnya, Mutia Lisa Purnama mengingatkan bahwa kejujuran bukan hanya sekadar berkata benar, tetapi juga tercermin melalui tindakan sehari-hari. Seorang siswa dapat menunjukkan kejujuran dengan tidak menyontek ketika mengerjakan tugas atau ujian, mengakui kesalahan, tidak mengambil sesuatu yang bukan miliknya, serta melaksanakan tanggung jawab dengan penuh kesadaran.“Kejujuran harus dimulai dari hal-hal kecil. Ketika berada di madrasah, jadilah siswa yang jujur dalam belajar, dalam berbicara, dan dalam menjalankan tanggung jawab. Kebiasaan jujur yang dibangun sejak sekarang akan menjadi karakter yang dibawa hingga kehidupan di masyarakat,” pesan Mutia dalam amanatnya.Lebih lanjut, beliau menyampaikan bahwa lingkungan madrasah merupakan tempat yang sangat penting untuk membentuk karakter peserta didik. Nilai kejujuran yang diterapkan di madrasah diharapkan tidak berhenti ketika siswa berada di lingkungan sekolah, tetapi juga diterapkan ketika berinteraksi dengan keluarga, teman, dan masyarakat.Kejujuran, menurutnya, menjadi salah satu modal penting untuk membangun kepercayaan. Seseorang yang terbiasa jujur akan lebih mudah dipercaya oleh orang lain. Sebaliknya, kebiasaan berbohong dan menyembunyikan kebenaran dapat menghilangkan kepercayaan yang telah dibangun.“Jangan menjadi jujur hanya ketika ada yang melihat. Jadikan kejujuran sebagai karakter, karena orang yang berkarakter akan tetap melakukan hal yang benar meskipun tidak ada yang mengawasi,” lanjutnya.Amanat tersebut menjadi pengingat bagi seluruh siswa MTsN 7 Aceh Tengah bahwa keberhasilan seorang pelajar tidak hanya diukur dari prestasi akademik, tetapi juga dari akhlak dan karakter yang tercermin dalam perilaku sehari-hari.Upacara kemudian dilanjutkan dengan rangkaian kegiatan sebagaimana mestinya dan ditutup dengan doa. Melalui kegiatan rutin tersebut, MTsN 7 Aceh Tengah terus berupaya menanamkan nilai-nilai kedisiplinan, tanggung jawab, dan akhlak mulia kepada seluruh peserta didik sebagai bekal untuk menjadi generasi yang berintegritas di masa depan.

Kegiatan Guru dan Tenaga Kependidikan 28 Sep 2026

Upacara Senin di MTsN 7 Aceh Tengah, Herza Alwanny Sampaikan Pesan Kejujuran melalui Fabel “Seribu Wortel”

Aceh Tengah — MTsN 7 Aceh Tengah melaksanakan upacara bendera pada Senin, 28 September 2026, bertempat di lapangan MTsN 7 Aceh Tengah. Upacara berlangsung dengan tertib dan diikuti oleh seluruh peserta didik, dewan guru, serta tenaga kependidikan madrasah.Bertindak sebagai pembina upacara, Herza Alwanny, S.Pd. Dalam amanatnya, pembina upacara menyampaikan pesan tentang pentingnya kejujuran, tanggung jawab, menghormati hak orang lain, serta keberanian untuk mengatakan kebenaran.Menariknya, amanat kali ini disampaikan melalui sebuah cerita fabel berjudul “Seribu Wortel dan Rahasia di Balik Gerobak Baru.”Cerita tersebut berkisah tentang seekor Kelinci yang berhasil mengumpulkan 1.000 wortel dari hasil kerja kerasnya. Namun, ketika Kelinci pergi bermain bersama teman-temannya, seekor Anjing memanfaatkan kesempatan tersebut untuk mengambil seluruh wortel.Anjing kemudian menukarkan wortel itu dengan berbagai barang yang menguntungkan. Sementara itu, Babi yang merupakan sahabat Anjing mengetahui perbuatan tersebut, tetapi memilih diam. Selain karena persahabatan, Babi juga memiliki dendam pribadi kepada Kelinci.Ketika Kelinci pulang, ia mendapati 1.000 wortelnya telah hilang. Kelinci, teman-teman, dan para tetangga kemudian berusaha mencari siapa yang mengambilnya. Babi dan Anjing sempat ditanyai, tetapi keduanya tidak mengungkapkan kebenaran.Beberapa hari kemudian, para penghuni hutan melihat Anjing membawa gerobak baru dengan berbagai makanan lezat. Gerak-gerik Anjing ternyata telah lama diamati oleh Burung Hantu. Burung Hantu kemudian menyampaikan informasi tersebut kepada Kancil.Setelah dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, Babi akhirnya mengakui bahwa Anjinglah yang mengambil 1.000 wortel milik Kelinci. Babi mengaku mengetahui kejadian tersebut sejak awal, tetapi memilih menutupinya.Melalui cerita tersebut, Herza mengajak para peserta didik untuk memahami bahwa persoalan kejujuran bukan hanya berkaitan dengan mengambil sesuatu yang bukan milik sendiri.Mengetahui suatu kesalahan lalu sengaja menutupinya juga merupakan sikap yang tidak patut diteladani.“Teman yang baik bukanlah teman yang selalu membela kesalahan kita. Teman yang baik adalah teman yang berani mengatakan, ‘Itu salah. Jangan lakukan,’” pesan Herza dalam amanatnya.Ia juga mengingatkan peserta didik agar tidak mudah menuduh seseorang tanpa bukti. Jika mengetahui adanya persoalan serius, siswa diharapkan menyampaikannya kepada pihak yang tepat sehingga dapat ditangani berdasarkan fakta dan aturan yang berlaku.Dalam amanatnya, Herza turut mengaitkan cerita tersebut dengan kehidupan sehari-hari di madrasah. Menurutnya, ketidakjujuran tidak selalu berbentuk pencurian dalam jumlah besar. Ketidakjujuran dapat muncul dalam berbagai bentuk sederhana, seperti mengambil barang teman tanpa izin, mencontek, berbohong mengenai tugas, atau membantu menutupi kesalahan teman.Pesan tersebut kemudian dikaitkan dengan nilai agama. Peserta didik diingatkan bahwa manusia mungkin dapat menyembunyikan suatu perbuatan dari orang lain, tetapi tidak ada perbuatan yang luput dari pengetahuan Allah SWT.“Jangan menjadi baik hanya karena takut kepada aturan. Jadilah baik karena kita sadar bahwa setiap perbuatan akan dipertanggungjawabkan,”pesan Herza kepada seluruh peserta upacara.Menutup amanatnya, Herza menyampaikan sebuah pesan yang menjadi inti dari cerita tersebut:“Jangan hanya takut ketahuan karena melanggar aturan. Takutlah kehilangan kejujuran dalam diri sendiri.”Melalui amanat tersebut, pelaksanaan upacara Senin di MTsN 7 Aceh Tengah tidak hanya menjadi rutinitas mingguan, tetapi juga menjadi ruang refleksi dan pendidikan karakter bagi peserta didik.Nilai kejujuran, tanggung jawab, keberanian berkata benar, serta kesadaran terhadap aturan dan ajaran agama diharapkan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan madrasah maupun di tengah masyarakat.Upacara kemudian dilanjutkan dengan rangkaian kegiatan sebagaimana agenda madrasah dan berlangsung dalam suasana tertib.

Kegiatan Siswa 25 Sep 2026

MTsN 7 Aceh Tengah Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW, Tanamkan Akhlak di Era Digital

Jagong Jeget, 25 September 2026 — MTsN 7 Aceh Tengah melaksanakan kegiatan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW pada Jumat, 25 September 2026. Kegiatan yang berlangsung di ruang kelas IX-2 dan IX-3 tersebut diikuti sekitar 250 peserta, terdiri atas guru, staf pegawai, dan siswa MTsN 7 Aceh Tengah.Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tahun ini mengangkat tema “Menjadi Pelajar Cerdas dan Berakhlakul Karimah di Era Digital Berdasarkan Sunnah Rasul.” Tema tersebut menjadi bagian dari upaya madrasah untuk menanamkan nilai-nilai keteladanan Rasulullah SAW kepada peserta didik di tengah perkembangan teknologi dan media digital yang semakin pesat.Kegiatan turut dihadiri oleh Reje Kampung Jeget Ayu, Sugiyani, serta Ketua Komite MTsN 7 Aceh Tengah, Ali Daroji, yang didampingi oleh sejumlah anggota komite lainnya.Rangkaian acara dipandu oleh dua pengurus OSIM, yaitu Tamitha Azzahwa Gemasih dan Dhea Charyssa, yang bertugas sebagai pembawa acara (MC).Dimeriahkan Hadrah, Tilawah, Drama, dan Shalawat BadarPeringatan Maulid diawali dengan rangkaian penampilan siswa. Suasana kegiatan semakin semarak dengan penampilan hadrah yang dibawakan oleh siswa MTsN 7 Aceh Tengah.Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur'an oleh Rismawati. Lantunan ayat suci tersebut menjadi pembuka yang memberikan suasana religius dan khidmat dalam rangkaian peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.Selain itu, para siswa juga menampilkan drama yang menjadi salah satu bentuk kreativitas siswa dalam menyampaikan pesan-pesan keislaman. Rangkaian penampilan kemudian dilengkapi dengan Shalawat Badar yang diikuti dengan penuh antusias oleh peserta kegiatan.Setelah rangkaian penampilan, acara dilanjutkan dengan kata sambutan Kepala MTsN 7 Aceh Tengah, Ramadhan, S.Ag., M.Pd. Dalam sambutannya, kepala madrasah mengajak seluruh warga madrasah menjadikan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW sebagai momentum untuk meningkatkan kecintaan kepada Rasulullah sekaligus menerapkan keteladanan beliau dalam kehidupan sehari-hari.Selanjutnya, Ketua Panitia, Balqis Nazwa Alya, menyampaikan laporan pelaksanaan kegiatan. Dalam laporannya disampaikan bahwa kegiatan diikuti sekitar 250 peserta yang terdiri atas guru, staf pegawai, dan siswa MTsN 7 Aceh Tengah.Mengenang Kelahiran Rasulullah SAWMemasuki acara inti, Tengku Masykur menyampaikan ceramah dengan tema “Menjadi Pelajar Cerdas dan Berakhlakul Karimah di Era Digital Berdasarkan Sunnah Rasul.”Mengawali ceramah, Tengku Masykur mengajak seluruh peserta mengenang kembali peristiwa kelahiran Nabi Muhammad SAW. Rasulullah SAW lahir di Kota Makkah pada Tahun Gajah, dari pasangan Abdullah bin Abdul Muthalib dan Aminah binti Wahab.Kelahiran Nabi Muhammad SAW menjadi peristiwa penting dalam sejarah umat manusia. Rasulullah SAW kemudian diutus Allah SWT untuk menyampaikan risalah Islam dan menjadi teladan bagi umat manusia.Tengku Masykur menyampaikan bahwa memperingati Maulid Nabi tidak cukup hanya dengan mengingat sejarah kelahiran Rasulullah SAW. Lebih jauh, peringatan tersebut harus menjadi momentum untuk mengenal kepribadian Rasulullah dan meneladani akhlaknya.Menurutnya, Rasulullah SAW merupakan contoh terbaik dalam hal kejujuran, amanah, kesabaran, kecerdasan, kasih sayang, dan sikap menghargai sesama.Cerdas Menggunakan Teknologi, Tetap Berpegang pada AkhlakMengaitkan sejarah dan keteladanan Rasulullah dengan kehidupan pelajar masa kini, Tengku Masykur kemudian mengajak siswa melihat tantangan kehidupan di era digital.Teknologi, menurutnya, memberikan banyak manfaat bagi pelajar. Dengan teknologi, siswa dapat memperoleh ilmu pengetahuan, mengembangkan kreativitas, berkomunikasi, dan menghasilkan berbagai karya.Namun, kemudahan tersebut harus disertai dengan kemampuan memilih dan memilah informasi.Para siswa diingatkan agar tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum diketahui kebenarannya, tidak menyebarkan berita bohong, tidak melakukan perundungan melalui media sosial, serta menjaga tutur kata ketika berkomunikasi di ruang digital.Pesan tersebut kemudian dikaitkan dengan sifat Rasulullah SAW, khususnya **shiddiq, amanah, tabligh, dan fathanah**.Sifat shiddiq mengajarkan siswa untuk selalu berkata dan bertindak jujur, termasuk ketika menggunakan media sosial. Amanah mengajarkan tanggung jawab dalam menggunakan teknologi. Tabligh mengajarkan pentingnya menyampaikan sesuatu yang benar dan bermanfaat, sedangkan fathanah mengajarkan agar siswa menggunakan kecerdasan untuk memperoleh ilmu dan menyelesaikan persoalan dengan bijaksana.Tengku Masykur juga mengingatkan bahwa kecerdasan seorang pelajar tidak hanya diukur dari kemampuan akademiknya.Pelajar yang cerdas adalah pelajar yang mampu menggunakan pengetahuannya untuk kebaikan, menghormati guru dan orang tua, menjaga persahabatan, serta mampu mengendalikan dirinya ketika berhadapan dengan berbagai pengaruh di dunia digital.“Jadilah generasi yang cerdas menggunakan teknologi, tetapi jangan sampai teknologi menghilangkan adab dan akhlak,” menjadi salah satu pesan penting dalam ceramah tersebut.Para siswa juga diajak menjadikan media digital sebagai sarana untuk belajar, berkarya, berdakwah, dan menyebarkan hal-hal positif. Dengan demikian, kemajuan teknologi dapat menjadi sarana untuk meningkatkan kualitas diri tanpa meninggalkan nilai-nilai agama.Kuis Berhadiah untuk SiswaDi penghujung ceramah, Tengku Masykur memberikan kuis kepada para siswa sebagai bentuk interaksi sekaligus untuk mengetahui sejauh mana peserta menyimak materi yang telah disampaikan.Sejumlah pertanyaan diberikan berkaitan dengan sejarah kelahiran Nabi Muhammad SAW, sifat-sifat Rasulullah, serta pesan tentang menjadi pelajar yang cerdas dan berakhlakul karimah di era digital.Para siswa terlihat antusias mengangkat tangan dan menjawab pertanyaan. Siswa yang berhasil menjawab dengan benar mendapatkan hadiah sebagai bentuk apresiasi atas perhatian dan pemahaman mereka terhadap isi ceramah.Kegiatan kemudian ditutup dengan doa yang dipimpin oleh Tengku Masykur. Seluruh peserta mengikuti doa dengan khidmat hingga berakhirnya rangkaian kegiatan.Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di MTsN 7 Aceh Tengah diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan tahunan, tetapi menjadi momentum untuk membangun karakter peserta didik yang tidak hanya cerdas dalam ilmu pengetahuan dan teknologi, tetapi juga memiliki akhlak mulia.Melalui keteladanan Rasulullah SAW, para siswa diharapkan mampu tumbuh menjadi generasi yang cerdas, santun, bertanggung jawab, bijak dalam menggunakan teknologi, serta tetap berpegang teguh pada nilai-nilai Islam di tengah perkembangan era digital.

Kegiatan Guru dan Tenaga Kependidikan 21 Sep 2026

Upacara Senin MTsN 7 Aceh Tengah: Pembina Ingatkan Pentingnya Mematuhi Peraturan dan Tata Tertib Madrasah

Aceh Tengah, 21 September 2026 — MTsN 7 Aceh Tengah melaksanakan upacara bendera hari Senin, 21 September 2026, yang bertempat di lapangan madrasah. Kegiatan berlangsung sebagai bagian dari pembinaan karakter, kedisiplinan, serta penguatan kesadaran seluruh warga madrasah dalam menaati peraturan dan tata tertib yang berlaku. Bertindak sebagai pembina upacara, Bapak Heri Safrijal, S.H., selaku Wakamad Bidang Sarana dan Prasarana (Sarpras), menyampaikan amanat tentang pentingnya mematuhi peraturan dan tata tertib madrasah. Dalam amanatnya, beliau mengingatkan peserta didik agar menjadikan tata tertib sebagai pedoman dalam bersikap, bertindak, dan menjalankan aktivitas selama berada di lingkungan madrasah.Mengawali penyampaiannya, Bapak Heri Safrijal mengibaratkan pentingnya menaati aturan dengan pepatah, “Di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung.” Pepatah tersebut mengandung pesan bahwa setiap individu perlu menghormati nilai, aturan, dan kebiasaan yang berlaku di tempat ia berada.Lebih lanjut, beliau menegaskan bahwa tata tertib madrasah bukan sekadar kumpulan larangan, melainkan pedoman yang bertujuan menciptakan lingkungan pendidikan yang tertib, aman, nyaman, dan mendukung proses pembelajaran. Oleh karena itu, setiap peserta didik diharapkan memiliki kesadaran untuk mematuhi aturan, baik karena adanya pengawasan maupun atas dasar tanggung jawab pribadi.Kepatuhan terhadap tata tertib dapat diwujudkan melalui berbagai perilaku positif, seperti hadir tepat waktu, mengenakan seragam sesuai ketentuan, menjaga kebersihan lingkungan madrasah, menghormati guru dan tenaga kependidikan, serta menjaga sikap dan tutur kata terhadap sesama. Kedisiplinan tersebut merupakan bagian penting dalam membentuk karakter peserta didik yang bertanggung jawab.Menaati tata tertib merupakan bentuk penghormatan terhadap diri sendiri, orang lain, dan lembaga pendidikan. Dengan membangun budaya disiplin secara bersama-sama, MTsN 7 Aceh Tengah diharapkan terus menjadi lingkungan madrasah yang menjunjung tinggi adab, ketertiban, dan semangat belajar.Upacara bendera ini menjadi momentum bagi seluruh warga MTsN 7 Aceh Tengah untuk kembali menguatkan komitmen dalam menjalankan peraturan madrasah. Melalui pembiasaan yang konsisten, nilai-nilai kedisiplinan diharapkan tidak hanya diterapkan di lingkungan madrasah, tetapi juga menjadi bagian dari kehidupan peserta didik sehari-hari.

Kegiatan Guru dan Tenaga Kependidikan 17 Sep 2026

MTsN 7 Aceh Tengah Gelar Rapat Persiapan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW

Takengon, 17 September 2026 — Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 7 Aceh Tengah melaksanakan rapat persiapan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang direncanakan berlangsung pada Jumat, 25 September 2026. Rapat ini digelar sebagai langkah awal dalam mempersiapkan rangkaian kegiatan peringatan kelahiran Nabi Muhammad SAW agar dapat terlaksana dengan baik, tertib, dan penuh makna.Rapat dibuka oleh Bapak Heri Safrijal, S.H., selaku Wakamad Bidang Sarana dan Prasarana. Selanjutnya, rapat dipimpin oleh Ibu Nurhijriati, S.Pd.I., selaku Wakamad Bidang Kesiswaan.Dalam rapat tersebut, peserta membahas berbagai persiapan yang berkaitan dengan pelaksanaan kegiatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Salah satu agenda utama ialah pembentukan kepanitiaan guna memastikan setiap bagian kegiatan memiliki penanggung jawab yang jelas.Melalui hasil rapat, Bapak Heri Misnanto, S.Pd.I., terpilih sebagai ketua panitia peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW MTsN 7 Aceh Tengah.Selain pembentukan panitia, beberapa hal penting turut menjadi pembahasan, di antaranya penentuan penceramah, persiapan konsumsi, pengisi acara, dekorasi tempat kegiatan, serta berbagai kebutuhan teknis dan pendukung lainnya. Pembahasan tersebut dilakukan untuk menyusun perencanaan kegiatan secara matang dan membangun koordinasi antarpihak yang terlibat.Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang direncanakan pada Jumat, 25 September 2026, diharapkan menjadi momentum bagi seluruh warga madrasah untuk meningkatkan kecintaan kepada Rasulullah SAW, meneladani akhlak mulia beliau, serta memperkuat nilai-nilai keislaman dalam kehidupan sehari-hari.Dengan adanya rapat persiapan ini, MTsN 7 Aceh Tengah terus berupaya membangun kebersamaan dan kerja sama seluruh warga madrasah dalam menyukseskan kegiatan keagamaan di lingkungan madrasah.

GALERI

Momen Belajar & Berkegiatan

Buka Galeri Lengkap
PMBM ONLINE

Membangun Generasi Qurani, Berprestasi, Berkarakter, dan Berwawasan Global Bersama MTsN 7 Aceh Tengah

Daftarkan putra-putri Anda di MTSN 7 ACEH TENGAH dan jadilah bagian dari sekolah yang membangun ilmu, akhlak, karakter, dan prestasi sejak dini.

PMBM Ditutup Lihat Informasi PMBM