MTsN 7 Aceh Tengah kembali melaksanakan upacara bendera pada Senin, 14 September 2026. Kegiatan yang berlangsung di halaman madrasah tersebut diikuti oleh seluruh peserta didik, dewan guru, dan tenaga kependidikan dengan tertib dan penuh khidmat.
Bertindak sebagai pembina upacara, Nurhijriati, S.Pd.I., Wakamad Bidang Kesiswaan MTsN 7 Aceh Tengah, menyampaikan amanat yang menekankan pentingnya kedisiplinan, kepatuhan terhadap tata tertib madrasah, serta menjaga adab dalam kehidupan sehari-hari, termasuk ketika menggunakan media sosial.
Dalam amanatnya, Nurhijriati mengingatkan seluruh peserta didik agar memahami dan menaati tata tertib yang berlaku di madrasah. Menurutnya, setiap lingkungan memiliki aturan dan budaya yang harus dihormati.
Ia mengutip pepatah, “Di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung,” sebagai pengingat bahwa setiap peserta didik harus mampu menyesuaikan diri dengan aturan dan norma yang berlaku di lingkungan tempat mereka berada.
“Ketika berada di madrasah, ikutilah aturan yang ada di madrasah. Tata tertib bukan dibuat untuk membatasi, tetapi untuk membentuk kebiasaan yang baik, kedisiplinan, dan tanggung jawab,” pesannya.
Selain tata tertib, pembina upacara juga menekankan pentingnya kedisiplinan. Disiplin tidak hanya ditunjukkan dengan datang tepat waktu, mengenakan seragam sesuai ketentuan, dan mengikuti kegiatan pembelajaran, tetapi juga melalui sikap bertanggung jawab terhadap tugas serta menghargai guru dan sesama teman.
Nurhijriati juga mengingatkan peserta didik agar semakin bijak dalam menggunakan media sosial. Menurutnya, perkembangan teknologi memberikan banyak manfaat, tetapi penggunaannya harus disertai dengan adab dan tanggung jawab.
Ia mengajak peserta didik untuk berpikir terlebih dahulu sebelum membuat unggahan, komentar, maupun status di media sosial. Setiap tulisan, foto, video, atau komentar yang dibagikan dapat dilihat oleh banyak orang dan berpotensi meninggalkan jejak digital.
“Jangan sampai apa yang kita posting justru merugikan diri sendiri, keluarga, maupun madrasah. Gunakan media sosial untuk hal-hal yang positif, bermanfaat, dan mencerminkan akhlak yang baik,” pesannya.
Lebih lanjut, peserta didik diingatkan agar tidak mudah menyebarkan informasi yang belum diketahui kebenarannya, tidak melakukan perundungan melalui media sosial, tidak menulis komentar yang menyakiti orang lain, serta tetap menjaga sopan santun dalam berkomunikasi di ruang digital.
Menurutnya, adab tidak hanya berlaku ketika seseorang berada di hadapan guru atau orang tua, tetapi juga ketika berinteraksi di dunia maya. Karakter seorang pelajar dapat terlihat dari bagaimana ia berbicara, menulis, memberikan komentar, dan memperlakukan orang lain, baik secara langsung maupun melalui media sosial.
Di akhir amanat, Nurhijriati mengajak seluruh peserta didik MTsN 7 Aceh Tengah untuk menjadi pelajar yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter, disiplin, santun, bertanggung jawab, dan mampu menjaga nama baik diri sendiri serta madrasah.
Upacara bendera kemudian dilanjutkan dengan doa dan kegiatan berikutnya. Seluruh rangkaian upacara berlangsung dengan tertib dan lancar.
Melalui kegiatan upacara bendera, MTsN 7 Aceh Tengah terus berupaya menanamkan nilai-nilai kedisiplinan, tanggung jawab, nasionalisme, dan akhlak mulia kepada peserta didik sebagai bagian dari pembentukan karakter pelajar madrasah