Enam Guru MTsN 7 Aceh Tengah Ikuti Bimtek OMI Sains dan OMI Riset 2026

Enam Guru MTsN 7 Aceh Tengah Ikuti Bimtek OMI Sains dan OMI Riset 2026

Aceh Tengah, 27 Agustus 2026* — Enam guru MTsN 7 Aceh Tengah mengikuti kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) Sains dan OMI Riset Tahun 2026) sebagai bentuk persiapan menghadapi ajang OMI 2026. Kegiatan tersebut dilaksanakan selama dua hari, *26–27 Agustus 2026*, bertempat di MAN 2 Aceh Tengah.


Kegiatan Bimtek diselenggarakan oleh Forum BICER (Berdedikasi, Intelektual, dan Cerdas) Aceh Tengah bekerja sama dengan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Aceh Tengah. Bimtek ini menjadi salah satu langkah strategis untuk meningkatkan kesiapan guru dalam membimbing dan mendampingi peserta didik menghadapi kompetisi akademik, khususnya pada bidang sains dan riset.


Ketua panitia sekaligus Ketua Forum BICER Aceh Tengah, Ibu Zuyina, M.Pd., dalam laporannya menyampaikan bahwa pelaksanaan Bimtek OMI Sains dan OMI Riset bertujuan memberikan penguatan kepada para guru, baik dalam pemahaman materi, strategi pembinaan, maupun wawasan terkait pelaksanaan kompetisi OMI.


Menurutnya, peningkatan kompetensi guru dalam pembinaan OMI sangat penting karena guru memiliki peran strategis dalam menemukan, mengembangkan, dan mengarahkan potensi peserta didik. Melalui pembinaan yang terarah dan berkelanjutan, diharapkan lahir siswa-siswa madrasah yang mampu berprestasi tidak hanya di tingkat daerah, tetapi juga mampu bersaing pada tingkat nasional.


Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya bersama untuk meningkatkan mutu dan prestasi madrasah. OMI tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga ruang untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis, kreativitas, pemecahan masalah, kemampuan riset, serta budaya akademik di lingkungan madrasah.


Pelaksanaan Bimtek secara khusus diharapkan dapat memperkuat kapasitas guru sebagai pembina sehingga proses persiapan peserta OMI 2026 dapat dilakukan secara lebih sistematis. Dengan demikian, madrasah memiliki strategi pembinaan yang lebih baik dalam mempersiapkan peserta didik menghadapi berbagai tahapan kompetisi.


Kegiatan Bimtek kemudian dibuka oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Aceh Tengah, yang dalam kesempatan tersebut diwakili oleh Kasi Pendidikan Madrasah, Bapak Syahria Putraga, M.Pd.


Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya meningkatkan kualitas pembinaan peserta didik melalui penguatan kompetensi guru. Madrasah diharapkan tidak hanya berfokus pada capaian akademik dalam pembelajaran reguler, tetapi juga mampu mengembangkan potensi siswa melalui berbagai kompetisi dan kegiatan ilmiah.


Keikutsertaan enam guru MTsN 7 Aceh Tengah dalam Bimtek ini diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap program pembinaan siswa di madrasah. Pengetahuan dan pengalaman yang diperoleh selama kegiatan akan menjadi bekal bagi para guru untuk melakukan pembinaan OMI Sains dan OMI Riset secara lebih optimal.


Melalui kegiatan tersebut, MTsN 7 Aceh Tengah berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan peserta didik dan membuka ruang yang lebih luas bagi siswa untuk mengembangkan potensi akademik, kreativitas, kemampuan berpikir kritis, serta keterampilan riset.


Bimtek OMI Sains dan OMI Riset 2026 menjadi bagian dari ikhtiar bersama untuk membangun budaya prestasi di madrasah, sekaligus mempersiapkan generasi madrasah yang unggul, kompetitif, dan mampu memberikan prestasi terbaik bagi madrasah dan Kabupaten Aceh Tengah.