Berita
Wujudkan Madrasah Ramah Lingkungan, MTsN 7 Aceh Tengah Gelar Aksi Ekoteologi
ACEH TENGAH, 24 April 2026 – Dalam upaya menanamkan kesadaran lingkungan berbasis nilai-nilai religius, MTsN 7 Aceh Tengah menyelenggarakan kegiatan Ekoteologi Lingkungan pada Jumat (24/4). Kegiatan ini diikuti oleh seluruh civitas akademika, mulai dari siswa, guru, hingga staf kependidikan, sebagai bentuk nyata kepedulian terhadap kelestarian alam di lingkungan madrasah.
Konsep ekoteologi yang diusung dalam kegiatan ini bertujuan untuk mengintegrasikan pemahaman teologi (keagamaan) dengan etika lingkungan. Melalui kegiatan ini, siswa diajarkan bahwa menjaga alam merupakan bagian dari iman dan bentuk ketaatan kepada Sang Pencipta.
Integrasi Iman dan Aksi Nyata
Rangkaian kegiatan dimulai dengan tausiyah singkat mengenai tanggung jawab manusia sebagai khalifah di muka bumi yang berkewajiban menjaga keseimbangan alam. Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan aksi nyata di lapangan, yang meliputi:
Penghijauan Area Madrasah: Penanaman bibit pohon dan tanaman hias di titik-titik strategis untuk menciptakan suasana belajar yang asri dan sejuk.
Edukasi Pengelolaan Sampah: Sosialisasi pemilahan sampah organik dan anorganik guna mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan sekolah.
Revitalisasi Taman Madrasah: Gotong royong menata kembali taman-taman kelas agar lebih rapi dan fungsional sebagai paru-paru sekolah.
Membentuk Karakter Peduli Alam
Kepala MTsN 7 Aceh Tengah menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar seremoni belaka, melainkan upaya berkelanjutan untuk membentuk karakter siswa yang "Rahmatan Lil 'Alamin".
"Melalui Ekoteologi Lingkungan ini, kita ingin siswa tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki kepekaan terhadap alam. Kita ingin mereka memahami bahwa merusak lingkungan berarti mengabaikan amanah Tuhan," ujarnya di sela-sela kegiatan.
Kegiatan yang berlangsung sejak pagi hingga siang hari ini berjalan dengan penuh semangat. Para siswa tampak antusias mempraktikkan cara menanam yang benar dan membersihkan saluran drainase di sekitar lingkungan madrasah.
Harapan Kedepan
Dengan suksesnya kegiatan pada 24 April ini, MTsN 7 Aceh Tengah berkomitmen untuk menjadikan nilai-nilai ekoteologi sebagai bagian dari kurikulum tersembunyi (hidden curriculum) dalam kehidupan sehari-hari. Diharapkan, semangat menjaga lingkungan ini tidak hanya berhenti di sekolah, tetapi juga dibawa oleh siswa ke lingkungan tempat tinggal mereka masing-masing.
Momen ini sekaligus mempertegas posisi MTsN 7 Aceh Tengah sebagai lembaga pendidikan yang tidak hanya fokus pada ilmu agama dan umum, tetapi juga menjadi pelopor gerakan hijau di tingkat madrasah Kabupaten Aceh Tengah.