Sempurnakan Salat untuk Sukses Dunia-Akhirat, MTsN 7 Aceh Tengah Gelar Peringatan Isra Miraj Khidmat

Sempurnakan Salat untuk Sukses Dunia-Akhirat, MTsN 7 Aceh Tengah Gelar Peringatan Isra Miraj Khidmat
ACEH TENGAH – Keluarga besar MTsN 7 Aceh Tengah menggelar peringatan Isra Miraj Nabi Muhammad SAW 1447 H dengan penuh kekhidmatan pada Sabtu (17/1/2026). Bertempat di Aula madrasah, acara ini mengusung tema mendalam: "Menjemput Keberhasilan Dunia dan Akhirat melalui Kesempurnaan Salat: Refleksi Perjalanan Agung Isra Miraj". ​Acara yang dimulai pukul 08.30 WIB ini dihadiri oleh seluruh siswa, dewan guru, serta staf pegawai MTsN 7 Aceh Tengah. Sejak pagi, suasana aula tampak hangat dengan antusiasme tinggi dari para siswa yang hadir mengenakan busana muslim, siap menyerap pesan-pesan spiritual dari peristiwa agung tersebut. ​Rangkaian Acara yang Menyentuh Kegiatan diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an dan saritilawah yang dilantunkan dengan merdu, membawa suasana tenang bagi seluruh hadirin. Puncak acara diisi dengan tausiyah yang disampaikan oleh Ustadz Ahmad Riadi. Dalam ceramahnya, beliau menekankan bahwa esensi dari Isra Miraj adalah perintah salat lima waktu sebagai "mi’raj-nya" orang beriman kepada Allah SWT. ​Pesan Utama: Salat sebagai Kunci Keberhasilan Sesuai dengan tema kegiatan, fokus utama peringatan tahun ini adalah meningkatkan kesadaran akan pentingnya menyempurnakan ibadah salat. Ustadz Ahmad Riadi menjelaskan bahwa salat bukan sekadar kewajiban rutinitas, melainkan bekal paling utama bagi seorang Muslim untuk meraih keberhasilan, baik dalam studi di dunia maupun keselamatan di akhirat kelak. ​"Salat adalah fondasi utama. Jika ingin memperbaiki kehidupan dan meraih keberhasilan, mulailah dengan memperbaiki kualitas salat kita. Salat yang sempurna akan melahirkan kedisiplinan dan karakter yang kuat pada diri seorang siswa," pesan Ustadz Ahmad Riadi dalam tausiyahnya. ​Antusiasme dan Harapan Para siswa tampak menyimak materi dengan seksama hingga akhir acara. Antusiasme ini menunjukkan besarnya kerinduan generasi muda untuk memahami sejarah Nabi Muhammad SAW secara lebih mendalam. Acara kemudian ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh Bapak Heri Misnanto, S.Pd.I., yang memohon keberkahan untuk seluruh keluarga besar madrasah. ​Pihak MTsN 7 Aceh Tengah berharap melalui momentum ini, para siswa tidak hanya sekadar mengenang sejarah, tetapi mampu mengaplikasikan nilai-nilai kesempurnaan salat dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan sekolah maupun di rumah.