Berita
MTsN 7 Aceh Tengah Gelar Rapat Koordinasi: Persiapan TKA dan Tradisi Budaya "Iserahen Anak"
TAKENGON – Menjelang akhir tahun pelajaran 2025/2026, Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 7 Aceh Tengah menggelar rapat penting bersama wali siswa kelas 9 pada Rabu, 11 Februari 2026. Pertemuan yang berlangsung di Aula MTsN 7 Aceh Tengah ini dihadiri oleh 68 wali murid guna membahas dua agenda besar: kesiapan akademik dan persiapan prosesi adat.
Fokus pada Kesiapan Akademik (TKA)
Dalam pemaparannya, Bapak Heri Safrijal selaku narasumber TKA menjelaskan bahwa Tes Kemampuan Akademik (TKA) dijadwalkan akan berlangsung pada tanggal 20-30 April 2026 mendatang. Ujian ini mencakup mata pelajaran Bahasa Indonesia dan Matematika dengan teknis Berbasis Komputer yang dilaksanakan langsung di madrasah.
"Tujuan TKA ini bukan sekadar ujian, melainkan untuk memperoleh data objektif mengenai capaian akademik siswa secara nasional serta menjadi bekal penting bagi siswa untuk seleksi masuk ke jenjang SMA/SMK favorit," ujar Heri Safrijal dalam sesinya.
Sejalan dengan itu, Wakamad Kurikulum, Ibu Istiqamah, S.Pd.I., memaparkan skema jadwal pembelajaran intensif yang akan dijalani siswa agar mereka siap menghadapi standar mutu pendidikan yang diharapkan.
Melestarikan Budaya Gayo melalui "Iserahen Anak"
Hal yang menarik dalam rapat kali ini adalah pembahasan mengenai acara Iserahen Anak. Ibu Nurhijriati, S.Pd.I., selaku Wakamad Kesiswaan sekaligus narasumber agenda ini, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan tradisi khas budaya Gayo.
"Iserahen anak adalah simbol penghormatan dan pengembalian tanggung jawab pendidikan anak secara formal dari pihak madrasah kembali kepada orang tua, setelah mereka menyelesaikan masa belajar di MTsN 7 Aceh Tengah," jelas Ibu Nurhijriati.
Dukungan Penuh Wali Murid
Rapat yang dipandu oleh Wakamad Kesiswaan ini diawali dengan kata sambutan dari Ketua Komite dan Kepala Madrasah. Pihak madrasah menekankan bahwa keberhasilan TKA dan kelancaran prosesi adat iserahen anak sangat bergantung pada dukungan moral maupun materil dari orang tua di rumah.
Para wali murid yang hadir menyatakan kesiapannya untuk bersinergi demi kelancaran seluruh rangkaian kegiatan yang akan menentukan masa depan putra-putri mereka tersebut.