MTsN 7 Aceh Tengah Gelar Pemetaan Capaian 74 Murid Baru Tahun Ajaran 2026/2027

MTsN 7 Aceh Tengah Gelar Pemetaan Capaian 74 Murid Baru Tahun Ajaran 2026/2027
**Aceh Tengah** – Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 7 Aceh Tengah sukses menyelenggarakan kegiatan pemetaan kemampuan bagi murid baru untuk Tahun Ajaran 2026/2027. Kegiatan yang diikuti oleh 74 siswa baru ini dirancang untuk melihat kesiapan serta kemampuan dasar para peserta didik sebelum memulai proses belajar mengajar. Rangkaian acara diawali dengan pembukaan resmi yang dipandu oleh Ibu Sofi Mukarromah, S.Pd.I. selaku pembawa acara. Memasuki sesi sambutan, Kepala Madrasah yang diwakili oleh Wakil Kepala Madrasah Bidang Kesiswaan, Ibu Nur Hijriati, S.Pd.I., menyampaikan rasa syukur dan apresiasi yang mendalam kepada seluruh pihak yang hadir. Dalam sambutannya, Ibu Nur Hijriat menyampaikan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya kepada para orang tua dan wali siswa yang telah memercayakan putra-putri mereka untuk melanjutkan tongkat estafet pendidikan di MTsN 7 Aceh Tengah. Di saat anak-anak mengikuti proses pemetaan, para orang tua/wali juga diarahkan untuk melakukan sesi wawancara khusus dengan panitia. Sinergi Parenting Madrasah dan Orang Tua Sesi wawancara antara orang tua/wali dengan pihak madrasah ini bertujuan untuk membangun keselarasan pola asuh (parenting) dan komunikasi yang searah. Melalui wawancara ini, madrasah dapat memahami latar belakang, karakter, serta kebutuhan khusus anak di rumah. Sebaliknya, orang tua dapat menyelaraskan program pembiasaan nilai-nilai agama dan kedisiplinan yang diterapkan di madrasah agar tetap berlanjut di lingkungan keluarga. Sinergi ini krusial agar tumbuh kembang dan capaian akademis maupun akhlak siswa dapat dikawal bersama secara optimal. Selanjutnya, Ketua Panitia PPDB, Bapak Heri Safrijal, S.H., memberikan pengarahan sekaligus membuka kegiatan secara resmi. Dalam arahannya, beliau menegaskan esensi dari agenda ini agar tidak menimbulkan kekhawatiran bagi para siswa. "Pemetaan ini sama sekali bukan ujian kelulusan, melainkan murni dilakukan untuk mengetahui potret kemampuan awal siswa di bidang keagamaan dan literasi dasar. Hasil dari pemetaan inilah yang nantinya akan menentukan arah program pendidikan, pemisahan rombongan belajar secara proporsional, serta penyusunan strategi bimbingan yang tepat di MTsN 7 Aceh Tengah," tegas Bapak Heri Safrijal. Dua Tahapan Proses Pemetaan Untuk mendapatkan data kemampuan siswa yang akurat, panitia membagi proses pemetaan ke dalam dua tahapan utama: 1. Pemetaan Baca dan Tulis Al-Qur'an (BTQ):** Digunakan untuk mengukur kelancaran mengaji, pemahaman tajwid dasar, serta kemampuan menulis huruf hijaiyah agar madrasah bisa mengelompokkan program bimbingan keagamaan. 2.Pemetaan Baca dan Tulis Bahasa Indonesia:** Digunakan untuk melihat sejauh mana tingkat literasi dasar, pemahaman bacaan, dan kemampuan menuangkan gagasan dalam bentuk tulisan sebagai modal utama menyerap materi pelajaran umum. Kegiatan pemetaan yang berlangsung dengan tertib dan khidmat ini ditutup dengan doa bersama, memohon kelancaran bagi seluruh proses transisi siswa baru di lingkungan madrasah. Setelah seluruh rangkaian pemetaan dan wawancara selesai, para siswa beserta orang tua meninggalkan lokasi dengan tertib. Pihak madrasah berharap, langkah awal melalui pemetaan dan penguatan program parenting ini dapat menjadi pondasi yang kokoh untuk mencetak generasi yang cerdas secara intelektual, matang dalam literasi, dan berakhlakul karimah sepanjang Tahun Ajaran 2026/2027 ke depan.